Breaking

Memahami Kemampuan Belajar Anak yang Tepat


Kemampuan belajar anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari faktor internal hingga faktor eksternal. Faktor internal banyak dipengaruhi oleh sifat genetik anak. Sementara faktor eksternal banyak dipengaruhi oleh lingkungan anak.

Kemampuan belajar ini mampu ditingkatkan ketika sudah memahami bagaimana kemampuan anak dalam belajar. Misalnya, sering terdengar ada anak yang senang belajar bersama alunan musik. Ada juga anak yang cepat menghafal karena memiliki kemampuan lebih pada aspek tersebut.

1. Test Cepat Kemampuan Belajar

Test cepat kemampuan belajar sering digunakan oleh para guru untuk mengetahui kemampuan murid-muridnya. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar anak secara cepat. Test cepat bisa juga dilakukan para orang tua di rumah. Jika di sekolah test dilakukan terkait pelajaran sekolah maka di rumah test bisa bersifat non akademik. Test cepat dilaksanakan dengan sederhana seperti sedang bermain tebak-tebakan. Namun harus terukur dan terarah sehingga perlu adanya persiapan pertanyaan yang baik.

Hasil gambar untuk kemampuan belajar anak Wyeth

2. Gaya Belajar

Kemampuan belajar anak sangat didukung oleh gaya belajar anak tersebut. Ada anak yang memiliki masalah dengan kemampuan belajar sehingga tidak mampu menguasai pelajaran. Padahal kemungkinan besar, ketidakmampuan anak bisa disebabkan cara penyampaian materi yang salah. Meskipun kemampuan belajar seorang anak juga tergantung pada kemampuan dalam menyerap informasi. Sebagian anak mudah menerima informasi dengan membaca atau melihat. Namun, ada juga sebagian anak yang cukup dengan mendengarkan saja.

Gaya belajar anak dibagi menjadi tiga, yaitu visual, auditori dan kinestetik-taktil. Gaya belajar visual berarti anak harus banyak diberikan contoh nyata terkait materi. Gaya belajar auditori berarti anak harus sering mendengar materi beberapa kali. Dan, gaya belajar kinestetis-taktil berarti anak perlu diberikan gerakan atau perpindahan selama diberikan materi. Penggunaan alat bantu belajar yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing akan sangat membantu anak.

Itulah ulasan terkait memahami kemampuan belajar anak yang tepat. Anak bisa saja memiliki gaya belajar kombinasi dan ini lumrah sekali terjadi. Bahkan bisa dikatakan sangat sedikit anak yang memiliki gaya belajar tunggal. Apalagi dengan kehidupan sehari-hari yang sangat heterogen. Oleh sebab itu, perlu adanya perhatian besar untuk benar-benar memahami kemampuan anak dalam belajar.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.